Info Seputar Ibadah Dalam Islam

Jamaah haji Indonesia dianggap paling rapi dan tertib

Jamaah Haji Indonesia

Jamaah haji Indonesia diakui oleh petugas haji dan pemilik hotel sebagai jemaah yang paling rapi dan bersih. Bangga bukan?!

Kadaker Mekkah mengatakan berbagai pihak puas dengan jamaah haji Indonesia yang tertib dan teratur.

Seorang pria berdiri di depan cermin dan memperbaiki pakaiannya. Sesekali dia merapikan kain di atas bahunya. Maklum, ini pertama kalinya ia mengenakan pakaian khusus haji, ihram. Selain tidak terbiasa, ada juga perasaan gugup.

“Namanya juga baru pertama kali naik haji, mas,” katanya kepada pria di sebelahnya.

Utsman (bukan nama sebenarnya) adalah seorang peziarah dari Jawa Tengah. Setiap hari ia bekerja sebagai nelayan. Ia tidak bisa membayangkan bisa menunaikan ibadah haji tahun ini. Pria agak gemuk ini mulai membaca doa. Dia mencoba membuka buku doa yang dia masukkan ke dalam saku kecilnya. Dia tidak bisa menghafal doa dengan benar.

“Kalau belum hafal, ikuti saja ketua rombongannya, Pak. Soalnya kalau baca buku khawatir ketinggalan rombongan,” kata pria di sebelah Utsman sambil memberi saran. ,” jawab Usman.

Salah satu manfaat menjadi peziarah dari Indonesia adalah solidaritas. Usman mengakuinya. Dari awal ritual di tanah air hingga kedatangannya di Tanah Suci, Utsman terus menerima bantuan, dari sesama jamaah hingga petugas haji yang disiapkan. Meskipun dia pergi sendiri, dia merasa seperti dia pergi dengan keluarganya.

Menurut temannya, jemaah haji asal Indonesia yang belum hafal salat penting tetap terbantu karena pengajiannya dipimpin langsung oleh ketua rombongan. Dibandingkan jemaah haji dari negara lain, jemaah haji Indonesia bisa dibilang paling kompak dan tertib.

Misalnya, pada saat tawaf, ketua rombongan biasanya membacakan doa dan dzikir, kalimat demi kalimat atau kata demi kata, kemudian diikuti oleh jemaah haji lainnya. Dll. Agar jamaah yang lupa atau gugup saat tawaf tetap bisa membacakan doa-doa penting.

Kekompakan jemaah haji asal Indonesia menjadi sorotan penyelenggara haji di Arab Saudi. Pasalnya, saat mengikuti berbagai ritual haji, mereka paling vokal dan seirama saat membaca dzikir atau doa. Meski lantang dan angkuh, perilaku jemaah haji asal Indonesia itu tidak mengganggu jemaah haji dari negara lain. Pihak penyelenggara dari Arab Saudi justru memberikan penghormatan.

Kadaker (Kepala Dinas) Mekah, Mukhammad Khanif mengatakan, meski jemaah haji Indonesia melafalkan Talbiyah secara serentak dan lantang, tidak ada larangan dari Arab Saudi. Keistimewaan masyarakat Indonesia ini dianggap sebagai bagian dari cara merayakan dzikir dan talbiyah.

“Ya, bacaan talbiyah diulang dalam prosesi ibadah karena kekhusyukan jamaah dan tidak ada larangan dari pemerintah Arab Saudi,” kata Khanif kepada penulis (20/06).

Pemerintah Saudi sebenarnya melarang pengambilan gambar dan video alih-alih tawaf menggunakan spanduk, plakat, atau simbol tertentu.

“Tahun ini, pemerintah Arab Saudi mengeluarkan larangan mengambil gambar dan video di area Mataf (tempat Tawaf, pena.) dengan poster, spanduk, simbol atau tulisan kertas, dilarang keras,” lanjut Khanif.

Khanif mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk mematuhi aturan tersebut. Sebagai bagian dari penyelenggara haji asal Indonesia, Khanif juga berharap tidak ada jamaah yang melanggar. Karena hukumannya cukup menyebalkan.

Aturan ini tentu diterapkan dengan sangat baik saat ini mengingat beberapa jemaah haji Indonesia akhir-akhir ini, terutama saat umroh, secara terbuka membawa plakat dan mendukung calon tertentu. Larangan ini dibuat agar jemaah haji Indonesia bisa lebih khusyuk dan khusyuk dalam menjalankan berbagai rangkaian ibadah haji.

Rapi dan Tertib : Kesaksian Pejabat Saudi dan Pemilik Hotel

Di salah satu sudut Masjidil Haram, jemaah haji Indonesia terlihat cantik mengenakan busana Ihram disertai dengan tali tas merah yang dililitkan di bahu. Selain itu, beberapa orang juga memakai ikat kepala dan topi berwarna merah. Pemandangan ini terlihat begitu indah sehingga mendorong fotografer Saudi untuk mengabadikannya.

Keseragaman jemaah haji asal Indonesia sangat berbeda dengan jemaah haji dari negara lain yang juga melakukan tawaf. Dari foto di atas terlihat jemaah haji dari negara lain lebih terpisah dan memiliki atribut seragam seperti JCH Indonesia.

Terkait hal ini, Kadaker Mekkah, Mukhammad Khanif punya jawaban khusus. Khanif mendengar langsung dari pejabat Saudi setempat bahwa jemaah haji asal Indonesia adalah jemaah yang paling rapi dan tertib, tidak hanya dalam beribadah tetapi juga dalam berpakaian.

“Ya benar, menurut beberapa pejabat Arab Saudi, jemaah haji Indonesia mengatakan jemaah haji Indonesia paling rapi dan tertib, baik dalam berpakaian maupun dalam melakukan ibadah haji,” jawab Khanif.

Selain itu, testimoni tentang ketertiban jemaah haji asal Indonesia juga diberikan langsung oleh pemilik hotel di Arab Saudi. Hal ini juga diungkapkan oleh Khanif. Mengutip pernyataan pemilik hotel, Khanif mengatakan pemilik hotel sangat senang dengan jemaah haji Indonesia. Alasannya agar jemaah selalu rapi dan tidak merusak fasilitas hotel.

“Pemilik hotel juga puas dengan jemaah haji Indonesia yang selalu bersih dan tidak merusak fasilitas hotel,” kata Khanif.

Contoh-contoh baik jemaah haji asal Indonesia ini telah meningkatkan citra WNI di Arab Saudi. Semoga perbuatan baik yang telah dilakukan akan terus berlanjut dan terus membanggakan bangsa Indonesia. (SEBUAH)

 

Exit mobile version