Jamaah haji tidak boleh berfoto dan selfie berlebihan di Masjidil Haram

Satu hal yang sangat ingin saya lakukan ketika berada di Masjidil Haram atau tempat haji lainnya adalah berfoto dan selfie.

Meski demikian, Kemenag mengingatkan kepada seluruh jemaah haji agar tidak terlalu banyak berfoto atau selfie. Mengapa?

Salah satu selfie dan foto yang tidak boleh di ambil adalah berfoto di dekat tentara atau satpam untuk menarik perhatian aparat keamanan dan berujung pada penangkapan.

Hal itu di ungkapkan Slamet Budiono, Sekretaris Departemen Khusus (Seks) Masjidil Haram, seperti dilansir NU Online.

“Jangan sampai foto berlebihan memprovokasi dan menarik perhatian aparat keamanan untuk di tahan atau di interogasi,” kata Slamet (15/6/2022).

Menurut Slamet, jemaah haji yang di yakini melakukan pelanggaran terlebih dahulu di tangkap dan di proses lebih lanjut untuk menentukan apakah telah terjadi pelanggaran atau tidak.

Pelanggar akan di tahan selama 5 hari. Jika tidak di isi akan di tahan selama 15 hari; dideportasi atau tidak melakukan haji.

Surat edaran Kemenag tentang kegiatan haji juga menyatakan bahwa di larang mengambil foto dengan identitas individu atau kelompok di dalam Masjidil Haram.

Misalnya spanduk atau barang lain yang tidak relevan dengan kegiatan ibadah di Masjidil Haram.

Dalam berziarah, jamaah haji harus mengutamakan kekhidmatan dan kekhidmatan dalam beribadah. Jangan sampai foto dan selfie mengganggu kekhidmatan ibadah, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Ayo simak juga ulasan berikut ini : Nilai Tukar Rupiah, semoga bermanfaat artikel kali ini!

Leave a Comment